Kita lanjutkan pembahasan kita yang sebelumnya, di artikel ini saya memberikan materi Kelompok mata Kuliah ISD saya, yaitu ISD sebagai MKDU (Mata Kuliah Dasar Umum). Artikel ini juga membahas tentang permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar rumah saya serta solusi dari pendapat pribadi saya. Check it out. Selamat membaca, semoga dapat menarik perhatian para pembaca :).
Masalah 1

Kalian semua tahu gambar diatas. Diatas adalah gambar banjir yang berlokasi di sekitar daerah permahan Total Persada hingga Permata Regency. Lokasinya tidak jauh dari rumah sayang, sekitar 3 KM menuju lokasi. Banjir ini sudah menjadi pemandangan yang biasa bagi masyarakat sekitar, terutama masyarakat yang tinggal di Perumahan Total Persada, karena setiap tahun mereka selalu terkena musibah banjir. Tinggi banjirnya pun tidak main - main, hingga mencapai 2 meter ! Otomatis banjirnya menutupi rumah - rumah hingga atap.
Apa yang menyebabkan daerah ini menjadi daerah langganan banjir?
1) Sistem drainase yang buruk
2) Curah hujan yang sangat tinggi
3) Lokasi perumahan yang berada di bawah kali, alias posisi kali lebih tinggi daripada lokasi
perumahan
Khusus poin 3 kalian bisa bayangkan kan? Masa sih posisi perumahannya lebih rendah dibanding posisi Kali? Ya, itulah kenyataannya. Melihat permasalahan di atas, mari kita bersama - sama menganalisa solusinya.
Solusi
Solusi? Hmmm... saya pribadi lebih berfikir jika perumahan tersebut harus dialihfungsikan menjadi waduk. Mengapa? Telah berbagai cara penduduk sekitar untuk melakukan antisipasi, seperti meninggikan jalan, meninggikan pembatas kali. Hasinya nihil. Pemerintah harus berani mengambil sikap terhadap masalah ini. Kita sebagai manusia juga harus sadar, betapa buruknya sistem penyerapan air di sekitar. Butuh lebih banyak tanaman, pepohonan untuk membantu memperceepat penyerapan air ke dalam tanah. Selain itu, masyarakat juga harus sadar, JANGAN BUANG SAMPAh SEMBARANGAN ! Udah tau daerah sekitar rawan banjir, tetapi masih saja ada masyarakat yang membuah sampah sembarangan di seklitar Kali.
Apa peran kita sebagai mahasiswa? Jika sudah terlanjur banjir, mungkin kita dapat menolongnya dengan bantuan kemanusiaan, seperti ikut serta bersama PMI menyusuri perumahan tersebut untuk mengevakuasi penduduk sekitar menuju tempat yang bebas banjir. Selain itu, kita juga bisa dengan meminta sumbangan bagi dermawan yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk para korban banjir. Saya sendiri dulu waktu masih semasa SMK pernah melakukan permohonan sumbangan dengan berkeliling - keliling, hehe. So? Jangan tidak pernah peduli ya terhadap permasalahan sosial di Negeri kita sendiri agar penduduk Negara ini makmur :).
Masalah 2
Untuk menuntut upah minimum tahun 2017 Di kabupaten
tangerang propinsi banten ribuan buruh turun kejalan, Gelora perlawanan
terhadap kebijakan pemerintah yang menerapkan PP 78/2015 Dalam menetapkan Upah
minimum.
Wilayah tangerang sendiri semua buruh yang bergabung dalam
serikat yang beberapa waktu yang lalu di lakukan rapat aliansi yang terdiri
dari beberapa serikat di tangerang mereka berhasil menyamakan persepsi dan
sepakat untuk membentuk aliansi perjuangan upah, Aliansi Banten Darurat
Upah(ABDU), mereka menuntut PP 78/2015 di cabut dan kenaikan upah minimum 2017.
Atas perubahan ini mereka melakukan aksi turun di jalan agar
pemerintah daerah menyetujui tentang upah minimum sesuai yang di sepakati oleh
perwakilan buruh dan pemerintah.
Pangkorda Gadar Metal Tangerang,Sarjono menjelas kan aksi
demo hari ini kami telah atur di mana lokasi yang kami lewati.
Buruh kami bagi 5 penjuru akan melakukan aksi, Titik barat
di depan PT mayora, titik kumpul tengah citra raya ,titik kumpul utara victory
cingluh, titik kumpul timur Poly unggul.
Dan titik kumpul di pasar kemis, kalau memang hari ini
pemerintah daerah tidak mendengar tuntutan kami.Tgl 16/11-18/11-2016 kami akan
turun kejalan lagi membawa masa yang lebih besar,Target kami seluruh provinsi
banten"ungkap sarjono.
Solusi
Mari kita cari solusi untuk permasalahan di atas. UMR alias Upah Minimum Regional adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk
tunjangan tetap yang berlaku dalam satu provinsi.
Melihat situasi di atas, saya berfikir bahwa mungkin pemerintah memang harus lebih memperhatikan kesejahteraan parah Buruh. Mengapa? sebab saya pribadi sangat tahu bagaimana para buruh bekerja. Keras, disiplin bahkan sangat ketat dalam hal jam kerja. Sesuaikanlah gaji mereka dengan pekerjaan mereka. Para pemilik pabrik seharusnya juga tidak terlalu menekan para karyawannya seperti budak, sangat tidak sesuai dengan pendapatan para buruh. Mungkin hanya itu komentar dari saya, jika beberapa pihak merasa tersinggung dengan tulisan ini, saya mohon maaf dan silahkan berkomentar dengan etika yang baik, terima kasih.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar